Wednesday, August 21, 2013

ABORSI

PENGGUGURAN KANDUNGAN (ABORSI)

Disini kita hanya akan melihat masalah pengangguran yang bersifat criminal yang dibuat dengan sengaja oleh mereka yang professional. Ada beberapa jenis atau cara menggugurkan kandungan, antara lain sebagai berikut :

1.      Dilatasi/Kuret
Lubang rahim diperbesar, agar rahim dapat dimasuki kuret, yaitu sepotang alat kelamin yang tajam. Kemudian janin yang hidup itu dipotong kecil-kecil, dilepaskan dari dinding rahim dan dibuang keluar. Umumnya terjadi banyak pendarahan. Bidan oparesi ini harus mengobatinya dengan baik, bila tidak, akan terjadi infeksi.

a.      Kuret dengan cara Penyedotan
Kuret dengan cara penyedotan dilakukan dengan memperlebar lubang rahim, kemudian sebuah tabung ke dalam rahim dan dihubungkan dengan alat penyedot yang kuat. Dengan cara demikian, bayi dalam rahim tercabik-cabik menjadi kepingan-kepingan kecil, lalu disedot masuk ke dalam sebuah botol.

b.      Peracunan dengan Garam
Pengguguran dengan peracunan garam ini dilakukan pada janin berusia lebih dari 16 minggu (4minggu), ketika sudah cukup banyak cairan yang terkumpul di sekitar bayi dalam kantong anak. Sebatang jarum yang panjang dimasukkan melalui perut ibu ke dalam kantung bayi, kemudian sejumlah cairan disedot keluar dan larutan garam beracun sehingga ia sangat menderita. Bayi dalam rahim akan menelan garam beracun sehingga ia sangat menderita. Bayi itu akan meronta-ronta dan menendang-nendang  karena dibakar hidup-hidup oleh racun itu. Dengan cara ini, sang bayi akan mati dalam waktu kira-kira 1 jam dan kulitnya benar-benar hangus. Dalam waktu 24 jam kemudian, si ibu akan mengalami sakit beranak dan melahirkan seorang bayi yang sudah mati. Namun, sering juga terjadi bayi yang lahir itu masih hidup, tetapi biasanya dibiarkan saja agar mati.

c.       Histerotomi/Caesar
Histerotomi/ Caesar terutama dilakukan 3 bulan terakhir dari kehamilan. Rahim dimasuki alat bedah melalui dinding perut. Bayi kecil ini dikeluarkan dan dibiarkan agar mati atau kadang-kadang langsung di bunuh.

d.      Pengguguran Kimia Prostaglandin
Pengguguran cara terbaru ini memakai bahan-bahan kimia yang dikemabngkan. Bahan-bahan kimia ini mengakibatkan rahim ibu mengkerut, sehingga bayi dalam rahim itu mati dan terdorong keluar. Kerutan ini sedemikian kuatnya sehingga ada bayi-bayi yang terpenggal. Sering juga bayi yang keluar masih hidup. Efek sampingan bayi si ibu yang menggugurkan dengan cara ini banyak sekali, ada yang mati akibat serangan jantung sewaktu cairan kimia itu disuntikkan.

2.      Alasan Melakukan Pengguguran
a.Alasan dari wanita (ibu) yang mau menggugurkan kandungannya antara lain :
o   Karena malu, sebab mungkin buah kandungannya adalah hasil dari penyelewengannya atau hubungan badan pra-nikah dengan pacarnya.
o   Karena tekanan batin sebab buah kandunngannya adalah akibat dari perkosaan terhadap dirinya.
o   Karena tekanan ekonomi, tidak sanggup membiayai hidup janin itu selanjutnya.





b.Alasan dari yang membantu melaksanakan pengguguran antara lain
o   Alasan utama mungkin karena uang, biasanya untuk menggugurkan di bayar mahal. Wanita atau ibu yang mau menggugurkan kandungannya biasanya dalam situasi terjepit, maka berapa pun biayanya akan membayarnya.
o   Mungkin saja ia prihatin dengan keadaan si wanita atau ibu yang kehamilannya tidak dikehendaki.

3.      Risiko Pengguguran Kandungan
Disini hanya disinggung akibatnya bagi si wanita (ibu) yang menggugurkan kandungannya.
o   Pengguguran adalah operasi besar yang dapat mengakibatkan komplikasi yang sangat berbahaya, Statistik menunjukkan bahwa setelah pengguguran, seorang wanita dapat menghadapi kemungkinan seperti : keguguran dimasa mendatang, hamil disaluran telur, kelahiran bayi yang terlalu dini, tidak dapat hamil lagi, dll.
o   Wanita atau ibu yang menggugurkan dapat mengalami gangguan-gangguan emosional yang berat. Seorang ibu yang pernah melakukan pengguguran kandungan bercerita :
“saya mengalami banyak kesukaran dalam perasaan saya karena pengguguran-pengguguran di masa lalu. Suatu hari saya memasuki ruangan tempat mereka menyimpan janin-janin yang digugurkan itu sebelum dibakar. Janin-janin itu dikumpulkan dalam wadah-wadah, seperti ayam potong yang dijual di pasar. Saya menjenguk ke dalam wadah di depan saya. Di dalam ada bayi kecil yang telanjang dan berlumuran darah. Bayi itu berwarna merah keungu-unguan karena memar dan wajahnya tegang. Ia menderita sekali sebab dipaksa mati terlalu cepat. Kemudian, saya buka tutup-tutup wadah yang lain dan mengangkat janin-janin itu serta mengamatinya. Terakhir saya mengangkat sebuah janin yang sangat besar dan terdapat tulisan sebagai berikut :
Nama Ibu                    : C. Atkins
Nama Dokter              : Saul Marcus
Jenis Kelamin Bayi     : Laki-laki
Usia saat digugurkan : 24 minggu (6 bulan)
Saya teringat nona Atkins seorang gadis yang cntik berambut pirang. Yah, bayi ini harus dibakar besok demi ibunya.